Thursday, May 07, 2026

Senja di AWT Banyuwangi, Wisata Kuliner dan Seni dengan Panorama Pegunungan Ijen

BANYUWANGI – Pariwisata Banyuwangi terus menghadirkan inovasi baru untuk menarik wisatawan. Salah satunya melalui program “Senja di AWT” yang digelar di Agrowisata Taman Suruh (AWT), destinasi wisata alam di kaki Pegunungan Ijen yang menawarkan perpaduan panorama alam, kuliner, seni, dan budaya lokal.

Berlokasi di Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Agrowisata Taman Suruh berada di ketinggian sekitar 450 meter di atas permukaan laut. Dari kawasan ini, pengunjung dapat menikmati udara pegunungan yang sejuk dengan latar Gunung Ijen serta panorama Selat Bali dari kejauhan.

Kini, AWT tidak hanya menghadirkan wisata agro dan wahana permainan keluarga, tetapi juga event rutin bertajuk “Senja di AWT” yang digelar setiap awal bulan.


Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan program tersebut dirancang sebagai alternatif wisata sore yang ramah keluarga, terjangkau, dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.

“Untuk menambah daya tarik, kami menghadirkan event tambahan di AWT. Jadi pengunjung tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga bisa mencicipi makanan khas Banyuwangi sambil menikmati pertunjukan seni dan budaya lokal,” ujar Ipuk, Senin (4/5/2026).

Beragam kuliner tradisional khas Banyuwangi tersedia dalam event tersebut, mulai dari rujak soto, kesrut, gado-gado, hingga kue cucur gula merah. Menu-menu tradisional itu dipadukan dengan aneka makanan kekinian yang disajikan para pelaku UMKM.

Ipuk menambahkan, program ini juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM dan seniman lokal untuk berkembang. Lebih dari 50 UMKM dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan tempat berkumpul yang nyaman bagi keluarga sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM dan seniman lokal,” katanya.

Tak hanya wisata kuliner, pengunjung juga dapat menikmati berbagai hiburan seperti musik akustik, pertunjukan kesenian tradisional, atraksi bela diri, hingga pameran seni rupa dan live sketch karya seniman lokal. Bahkan tersedia layanan terapi pijat bagi pengunjung yang ingin bersantai menikmati suasana sore.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pelaksanaan perdana yang digelar selama tiga hari, 1–3 Mei 2026. Salah satu pengunjung, Nova, wisatawan asal Bali, mengaku terkesan dengan konsep wisata yang ditawarkan.

“Asyik banget. Bisa kulineran sambil menikmati pemandangan Selat Bali dari ketinggian. Udaranya juga segar, cocok untuk refreshing,” ujar Nova.

Event “Senja di AWT” dijadwalkan menjadi agenda rutin yang digelar setiap akhir pekan pada awal bulan, yakni Jumat hingga Minggu, mulai pukul 15.00 sampai 21.00 WIB.

Tag: