Friday, May 08, 2026

Pesona Pulau Tabuhan, Surga Kecil Banyuwangi yang Ada di Selat Bali

Di ujung timur Pulau Jawa, terdapat sebuah pulau kecil yang menyimpan panorama laut luar biasa indah. Pulau Tabuhan menjadi salah satu destinasi wisata bahari favorit di Banyuwangi yang kerap dijuluki sebagai “Maladewa-nya Banyuwangi”. Hamparan pasir putih berpadu dengan air laut hijau toska yang jernih menciptakan suasana tenang dan memanjakan mata.

Pulau tak berpenghuni seluas sekitar 5 hektar ini berada di kawasan Selat Bali dan masuk wilayah Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Keindahan alam bawah lautnya membuat tempat ini sangat diminati wisatawan pecinta snorkeling dan diving.

Saat tiba di pulau ini, wisatawan akan langsung disambut pasir putih bersih serta ombak yang relatif tenang. Air lautnya begitu bening sehingga terumbu karang dan ikan warna-warni dapat terlihat jelas dari permukaan.

Bagi pecinta aktivitas bawah laut, snorkeling menjadi kegiatan paling populer di Pulau Tabuhan. Terumbu karang yang masih terawat serta ekosistem laut yang alami membuat pengalaman menyelam terasa lebih menyenangkan. Wisatawan juga dapat menikmati diving untuk mengeksplorasi keindahan bawah laut lebih dekat.

Selain snorkeling dan diving, Pulau Tabuhan juga terkenal sebagai lokasi favorit kiteboarding dan windsurfing. Kecepatan angin di kawasan ini cukup stabil sehingga sangat cocok untuk olahraga air yang memacu adrenalin.

Tidak sedikit wisatawan datang hanya untuk menikmati suasana pantai yang tenang sambil bersantai di tepi laut. Panorama laut biru kehijauan dan langit cerah menjadi kombinasi sempurna untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

Bagi penggemar fotografi, setiap sudut Pulau Tabuhan menawarkan latar menarik untuk diabadikan. Mulai dari garis pantai berpasir putih, perahu nelayan yang melintas, hingga panorama Gunung Ijen dan Pulau Bali dari kejauhan.

Karena ukuran pulaunya tidak terlalu besar, wisatawan dapat mengelilingi Pulau Tabuhan dengan berjalan kaki. Waktu yang dibutuhkan sekitar 1,5 jam untuk menikmati seluruh sisi pulau sambil menikmati angin laut yang sejuk.

Untuk mencapai Pulau Tabuhan, wisatawan dapat menyeberang menggunakan perahu nelayan dari kawasan Grand Watu Dodol, Bangsring, maupun Pantai Kampe. Waktu perjalanan laut menuju pulau ini berkisar antara 15 hingga 30 menit tergantung kondisi cuaca dan titik keberangkatan.

Lokasinya yang berada di kawasan utara Banyuwangi membuat akses menuju dermaga penyeberangan cukup mudah dijangkau kendaraan pribadi maupun rombongan wisata.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Pulau Tabuhan adalah pada musim kemarau, terutama antara April hingga Oktober. Pada periode ini cuaca cenderung cerah dan kondisi laut lebih tenang sehingga aktivitas snorkeling menjadi lebih maksimal.

Sebagian besar wisatawan biasanya mengunjungi Pulau Tabuhan dalam paket open trip yang digabung dengan wisata ke Pulau Menjangan. Kombinasi dua destinasi ini menjadi pilihan favorit karena sama-sama menawarkan keindahan bawah laut yang memukau.

Meski menawarkan panorama alam yang indah, wisatawan perlu menyiapkan perlengkapan pribadi dengan baik. Pulau ini tidak berpenghuni dan belum tersedia penjual makanan maupun fasilitas lengkap.

Pengunjung disarankan membawa bekal makanan, minuman, serta perlengkapan snorkeling sendiri agar aktivitas wisata tetap nyaman selama berada di pulau.

Keasrian alam Pulau Tabuhan juga perlu dijaga bersama. Wisatawan diimbau tidak membuang sampah sembarangan dan menghindari merusak terumbu karang saat snorkeling maupun diving.

Dengan suasana yang tenang dan jauh dari keramaian, Pulau Tabuhan menjadi destinasi ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata bahari alami di Banyuwangi.

Keindahan pasir putih, air laut jernih, dan panorama bawah laut yang memesona membuat Pulau Tabuhan selalu meninggalkan kesan mendalam bagi setiap pengunjung yang datang.

Tag: